Pengaruh Kebiasaan Mencuci Tangan dengan Kejadian Dermatitis pada Pekerja Cleaning Service Jakarta Utara

Nayla Kamilia Fithri, Arum Anggita Moyo Dewi

Abstract


 

Abstract

 

Dermatitis caused by substances or substances attached to the skin. Dermatitis is a common skin problem caused by allergens or irritants substance. The Occurrence of occupational dermatitis due to the second most work after musculoskeletal occurs by about 22%. This research is a quantitative study, using a cross-sectional study. This research was conducted in June 2019 with a total sample of 125 people using total sampling techniques. The variables in this study were handwashing habits and the incidence of contact dermatitis. The aim is to determine the relationship between handwashing habits and dermatitis among cleaning service workers at the North Jakarta Mayor Office in 2019. Data collection uses instruments that contain the doctor's examination sheets and questionnaire sheets. The results of the study showed that workers who did contact dermatitis were 65 workers (52%). Based on the results of the statistical test analysis, it was found that there was a relationship between handwashing habits and contact dermatitis (p = 0,000) and the OR value was 3.129. The conclusion is the habit of washing hands that can overcome the problem of dermatitis in cleaning workers. To minimize the risk of contact dermatitis, it is recommended that workers practice handwashing after work.

Keywords: dermatitis, hand wash, cleaning service

 

 

Abstrak

Dermatitis kontak adalah dermatitis yang disebabkan oleh bahan atau substansi yang menempel pada kulit. Dermatitis disebabkan oleh faktor-faktor yang berada pada lingkungan kerja seperti bahan kimia dan persona hygiene pekerja terutama kegiatan mencuci tangan setelah bekerja. Kejadian dermatitis dilingkungan kerja sebagai bentuk penyakit akibat kerja terbanyak ke dua setelah gangguan ergonomi terjadi sekitar 22%. Penelitan ini merupakan penelitian kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2019 dengan jumlah sampel sebanyak 125 orang dengan menggunakan teknik total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah kebiasaan mencuci tangan dan kejadian dermatitis kontak. Tujuannya untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian dermatitis pada pekerja cleaning service di Kantor Walikota Jakarta Utara Tahun 2019. Pengumpulan data menggunakan instrument berupa lembar pemeriksaan dokter dan lembar kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerja yang mengalami dermatitis kontak sebanyak 65 pekerja (52%). Berdasarkan hasil analisis uji statistik diketahui bahwa ada hubungan antara kebiasaan mencuci tangan dengan kejadian dermatitis kontak (p=0.000) dan nilai OR adalah 3.129. Kesimpulanya adalah kebiasaan mencuci tangan mempengaruhi terjadinya dermatitis pada pekerja cleaning servis. Untuk meminimalisir risiko terjadinya dermatitis kontak disarankan agar pekerja melakukan kebiasaan cuci tangan setelah bekerja.

Kata Kunci: dermatitis, cuci tangan, cleaning servis

 

 


Full Text:

PDF

References


Daftar Pustaka

Sulakmono. Pengenalan dan Pencegahan Pada Dermatosis Akibat Kerja. In: Forum Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2000. p. 1–2.

Kosasih A. Dermatitis Akibat Kerja Bagian Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. Jakarta: Universitas Indonesia; 2004.

Depkes. Pedoman Tatalaksana Penyakit Akibat Kerja Bagi Petugas Kesehatan. In: Pedoman Tatalaksana Penyakit Akibat Kerja Bagi Petugas Kesehatan . Jakarta: Direktorat Jenderal Bina Kesehatan Kementerian Kesehatan RI; 2008.

Taylor S, Sood A. Occupational Skin Diseases. In: Fritzparicks et al, editors Dematology in General Medicine 6 th ed. 6 th ed. New York: Mc Graw Hill Book co.; 2008.

Perdoski. Kategori Galeri Kesehatan; Dermatitis Kontak [Internet]. 2009. Available from: www.perdoski.org

Sularsito S, Soebaryo R. Dermatitis kontak. In: Buku Ajar Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin (7th ed). Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2015. 157–65 p.

Freedberg I. Fitzpatrick’s Dermatology In General Medicine. 6th ed. New York: McGraw-Hill Professional; 2003.

Nanto SS, Kedokteran F, Lampung U. Kejadian Timbulnya Dermatitis Kontak Pada Petugas Kebersihan Contact DermatitisEventsDue toWorkOnHygiene Personnel. 2015;4(November):147–52.

Lau MYZ, Burgess JA, Nixon R, Dharmage SC, Matheson MC. A Review of the Impact of Occupational Contact Dermatitis on Quality of Life. J Allergy. 2011;2011:1–12.

Muhammad N. Pengaruh Kebiasaan Mencuci Tangan Terhadap Kejadian Dermatitis Kontak Akibat Kerja pada Tangan Pekerja Bengkel di Surakarta. Fak Kedokteran, Univeristas Sebel Maret Surakarta. 2016;

Wartonah T. Kebutuhan Dasar Manusia dan Proses Keperawatan. Jakarta: Salemba Medika; 2010.

Potter PA, Perry AG. Buku Ajar Fundamental Keperawatan. 7th ed. Jakarta: EGC; 2012.

Cohen D. Occupational Dermatoses In: DiBerardinis. 2 nd. Health H of OS and, editor. John Wiley & Sons Inc; 2002. 697–737 p.

WHO. WHO Guidelines on Hand Hygiene in Health Care. In WHO Pers; 2005.

World Health Organization (Who). on Hand Hygiene in Health Care First Global Patient Safety Challenge Clean Care is Safer Care. World Heal Organ [Internet]. 2017;30(1):64. Available from: http://whqlibdoc.who.int/publications/2009/9789241597906_eng.pdf

Lung WL. Penilaian Efektifitas Teknik Mencuci Tangan Menggunakan Metode WHO Yang Dinilai Dengan Ultraviolet Light Assessment Pada Tenaga Kesehatan Di Departemen Bedah Mulut Dan Maksilofasial FKG USU Periode Februari-Maret Tahun 2018 [Internet]. Universitas Sumatra Utara; 2018. Available from: http://repositori.usu.ac.id/bitstream/handle/123456789/7645/140600233.pdf?sequence=1&isAllowed=y

Fatma Lestari, Utomo HS. Factors Associated With Contact Dermatitis On Workers At PT Inti Pantja Core Press Industri. (Publish in bahasa: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Dermatitis Kontak Pada Pekerja Di PT Inti Pantja Press Industri). J Makara Kesehat. 2007;11(2):61–8.

Sumakmur. Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES). Jakarta: Sugeng Seto;

Djuanda. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin. 5th ed. Jakarta: FKUI; 2007.

Emmanuelle B. The Occupational Safety and Health of Cleaning Workers. European Agency for Safety and Health at Work (EU-OSHA). 2009.

Elva Z, Junaid, Ainurafiq. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Dermatitis Kontak Pada Nelayan Di Kelurahan Induha Kecamatan Latambaga Kabupaten Kaloka. JIMKESMAS. 2018;3(3):1–8.

Wisnu N, Fatma L, L MK. Dermatitis Kontak Pada Pekerja yang Terpajan dengan Bahan Kimia Di Perusahaan Industri Otomotif Kawasan Industri Cibitung Jawa Barat. Makara Kesehat. 2008;12(2):63–9.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul

Jl Arjuna Utara No 9. Tol Tomang, Kebon Jeruk, Jakarta. 11510

Email : inohim.ueu@esaunggul.ac.id

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View My Stats